BULAN SYA’BAN, Antara Yang Disyari’atkan dan Yang Tidak Disyari’atkan

*Perkara-Perkara Yang Disyari’atkan*

1. Siapa yang memasuki bulan Sya’ban sementara dia punya *qadha *puasa
Ramadhan, wajib baginya untuk segera menggantinya jika dia mampu, tidak
boleh baginya untuk menundanya hingga setelah Ramadhan berikutnya jika tidak
ada halangan. Siapa yang tidak mengganti *qadha *puasanya hingga
berakhir bulan Sya’ban maka wajib baginya bertaubat atas kelalaiannya dan
dia tetap diwajibkan mengganti puasanya tersebut ditambah membayar *kafarat
*setiap hari yang ditinggalkan dengan memberikan kepada orang miskin
satu mud beras (atau makanan pokok lainnya).

2. Disunnahkan untuk memperbanyak *shaum *(puasa) pada bulan Sya’ban,
karena Rasulullah *Shallallahu ‘alaihi wa Sallam *dahulu selalu
melakukannya. Dalam kitab *As-Shahihain *(Shahih Bukhari dan Muslim)
terdapat hadits ‘Aisyah *Radhiyallahu ‘anha *, dia berkata: “Aku belum
pernah melihat Rasulullah *Shallallahu ‘alaihi wa Sallam *menyempurnakan
*shaum *selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku
belum pernah melihat beliau memperbanyak *shaum *dalam satu bulan
kecuali pada bulan Sya’ban.” Hikmah diperintahkannya untuk memperbanyak
*shaum *pada bulan Sya’ban ?*wallahu a’lam*- adalah sebagai pembukaan
bagi bulan Ramadhan yang diwajibkan *shaum *padanya, agar terlatih
untuk melakukan *shaum *pada bulan tersebut. Continue reading

Hukum malam nisfu sya’ban

Jelang 15 sya’ban, begitu banyak pesan2 sms, email, fb dan bbm yg masuk inbox saya ttg keutamaan malam nisfu sya’ban. Untuk itu sy kopi pastekan sj sharing berikut ini:

HUKUM UPACARA PERINGATAN MALAM NISFI SYA’BAN

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Segala puji hanyalah bagi Allah yang telah menyempurnakan agama-Nya bagi kita, dan mencukupkan nikmat-Nya kepada kita, semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam pengajak ke pintu tobat dan pembawa rahmat.

Amma ba’du:

Sesungguhnya Allah telah berfirman:

“Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Kuridhoi Islam sebagai agama bagimu.” [Al-Maidah :3]

“Artinya : Apakah mereka mempunyai sesembahan-sesembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diridhoi Allah? Sekirannya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka sudah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu akan memperoleh adzab yang pedih.” [Asy-Syura’ : 21]

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha dari Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda, “Barangsiapa mengada-adakan suatu perkara (dalam agama) yang sebelumnya belum pernah ada, maka ia tertolak.” Continue reading