Mesin kapal rusak

September 23, 2020 at 2:40 pm

#fyi #renungan

Sebuah mesin kapal rusak dan tidak ada yang bisa memperbaikinya, maka mereka membawanya kepada seorang Insinyur Mekanik berpengalaman 40 tahun. Dia memeriksa mesin dengan sangat hati-hati, dari atas ke bawah. Setelah melihat semuanya, pria itu merogoh tasnya dan mengeluarkan palu kecil. Dia dengan lembut mengetuk sesuatu. Seketika, mesin hidup kembali. Mesinnya sudah diperbaiki! 7 hari kemudian pemilik mendapatkan tagihannya sebesar $ 10.000. “Apa?!” kata pemiliknya. “Anda hampir tidak melakukan apa-apa. Kirimkan tagihan terperinci kepada kami.”

Rincian tagihannya sederhana:
Mengetuk dengan palu: $ 2
Mengetahui di mana harus mengetuk & berapa banyak harus mengetuk: $ 9.998

Sumber : Civil Engineering Discoveries

Masyarakat kita terkadang demikian sama tukang desain misalnya kan cuma klik klik doang atau dengan tukang-tukang lainnya. Begitu pentingnya menghargai keahlian dan pengalaman seseorang. Hingga bahasa “gitu doang“, ” “cuma gitu“, “kan gampang” harusnya menjadi hal tabu. Mengapa?

Karena mungkin saja pengalaman tersebut hasil kristalisasi tekad, perjuangan, percobaan hingga air mata.

Sesuai peribahasa :
“If i do a job in 30 minutes it’s because I spent 10 years learning how to do that in 30 minutes. You owe me for the years, not the minutes”

(Jika saya sanggup menyelesaikan pekerjaan dengan waktu 30 menit, hal ini karena saya menghabiskan waktu 10 tahun untuk belajar bagaimana melakukan tersebut dalam 30 menit. Anda membayar saya untuk 10 tahun tersebut, bukan 30 menit tersebut).

Kalimat ini, mengingatkan saya pada nasehat seseorang tentang menghargai dan bijak menghormati hasil suatu kerjaan orang lain.

Di situ juga saya belajar melihat orang. Ketika mereka tidak menghargai orang lain, justru dia sedang merendahkan diri mereka sendiri.

Keahlian dan pengalaman, mahal harganya.
Sayang, orang-orang kita masih meremehkan hal tersebut.

Sumber: Aldy Forester

8 Fakta yang mungkin programmer tidak tau

February 18, 2016 at 4:06 pm

c5df139c1918241c8ffe72a7e0f81307_a-programmerSeorang programmer tahu lebih dalam dan jelas soal komputer dan coding – coding yang mungkin beberapa di antaranya sungguh mereka tidak tau.

Fakta 1

Hal – hal yang lucu tentang coding adalah, website mungkin saja sangat bagus penampilannya, sistem yang dibuat mungkin selancar air terjun, namun dibalik tampilan yang terlihat, ada banyak errors yang terjadi dan tidak ada alasan yang jelas sebab penyebab terjadi kesalahan teknis tersebut.

Penemu WWW Mengaku Khilaf

December 10, 2009 at 7:19 pm

Sir Tim Berners Lee meminta maaf atas kekhilafannya karena telah menggunakan karakter yang sama sekali tidak penting dalam penulisan alamat web.

Karakter penting itu adalah // atau yang biasa disebut dengan double backslash (dua garis miring). Biasanya dituliskan setelah titik dua di depan http. Menurut Sir Tim, karakter tersebut sebenarnya tidak memiliki arti sama sekali dalam pengkodean nama situs.
“Jika anda berpikir tanda double backslash itu tidak diperlukan dalam penulisan URL, saya bisa saja menghilangkan karakter tersebut dalam sejarah awal penciptaan www. Jika waktu bisa saya putar kembali, saya akan mengubahnya,” papar Sir Tim dalam sebuah simposium di Washington DC, seperti dikutip melalui Australian IT News, Rabu (14/10/2009).
Sir Tim mengaku tidak pernah membayangkan betapa karakter tersebut sebenarnya sangat mengganggu belakangan ini. Baik dari segi penulisan, pengucapan maupun pencetakkannya.
“Betapa sulitnya bagi kita belakangan ini untuk mengucapkan ‘backslash backslash’, ‘double slash’, atau ‘forward slash’. Bahkan untuk memeragakannya dengan tangan pun tidak mudah,” papar Sir Tim.
Meski web browser yang ada saat ini secara inisiatif memunculkan double backslash itu setelah penulisan www, namun Sir Tim tetap saja membayangkan berapa banyak tinta dan ruang dalam kertas yang habis sia-sia hanya untuk mencetak dua karakter yang tidak penting itu.
Namun begitu, kekhilafan Sir Tim ini tetap saja dimaklumi. Pasalnya, kesalahan itu tidaklah seberapa dibanding apa yang telah ia temukan untuk kemaslahatan umat, penemuan internet untuk menghubungkan semua orang di dunia dan seluruh informasi yang ada. Hal yang tidak pernah terpikirkan selama 30 tahun lalu, sebelum ia menemukan WWW.
Penemuan karakter ini hanyalah sebuah kesalahan kecil yang dilakukan oleh seorang kreator yang ingin mengimplementasikan ciptaannya secepat mungkin.