Ubuntu 11.04

Tidak terasa Ubuntu 11.04 sudah dirilis. Namanya Natty Narwhal. Sebenarnya saya agak malas mencobanya, karna begitu cepatnya versi baru Ubuntu rilis, belum sempat dengan yang lama, ehh… muncul lagi yang baru. Idealnya mungkin Ubuntu ini rilis sekali setahun.

Kebetulan ada mahasiswa yang kasi’ live-cd nya, jadi saya coba saja installnya, semoga lebih bagus dari pendahulunya. Nanti yaa….  diberikan laporannya.

Install XP pada HP pavilion dv2 1010

Alhamdulillah, saya dapat notebook dinas dari kantor BKDD Gowa. Mereknya HP dv2 1010 au, dengan processor AMD.  Sayang sekali bawaannya adalah vista, os yang tidak familiar sekali dengan saya.  Setelah browsing, alhamdulillah saya dapatkan beberapa driver XP yang cucok dengan barang ini.

Setelah berhasil pasang XP, sekarang pasang Ubuntu Karmic nya, kalo dengan karmic ini semuanya langsung berjalan OK punya.  Hanya driver wifinya yang perlu sosialisasi sedikit; yang jelas semuanya sudah jalan dengan baik.

Berikut driver XP yang berhasil saya dapatkan, yang perlu silahkan download sendiri juga:

  • http://www.ziddu.com/download/9246706/1_UAA_sp33867.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246707/2_vista_IDTaudioCodec_sp41693.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246704/3_xp32_dd-vga.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246703/4_xp3264-LAN.zip.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246701/5-wifi-sp42488.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246705/6-quickLaunch-sp42125.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246702/ms-uaa_sp32646.exe.html
  • http://www.ziddu.com/download/9246708/xp3264-v5.720.0327.2009-1-LAN.zip.html

Semoga bermanfaat.

Repository Ubuntu Karmic Koala

ubuntukarmicRepository Ubuntu Karmic Koala 9.10 luar biasa banyaknya, 7 dvd! Payah kalo mau di download.  Tapi kalo ada yg tetap ngotot mo download semuanya (7 dvd), silahkan ke alamat berikut:

  1. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-1_contrib.iso
  2. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-2_contrib.iso
  3. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-3_contrib.iso
  4. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-4_contrib.iso
  5. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-5_contrib.iso
  6. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-6_contrib.iso
  7. http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu-dvdrepo/9.10/ubuntu-9.10-repository-i386-7_contrib.iso

Silahkan download sendiri sampai bego!

Semoga bermanfaat.

warning: cannot yet handle MBCS in html_entity_decode pada pasangan Joomla dan Xampp

Bagi yang pernah gabungkan Xampp dengan Joomla dalam satu mesin, mungkin pernah mendapatkan pesan error sbb:

Warning: cannot yet handle MBCS in html_entity_decode()! in D:xampphtdocsmyjoomlalibrariesjoomlaapplicationpathway.php on line 209″.

Solusinya, Anda tinggal cari dan edit file yg bermasalah tersebut yg dalam hal ini adalah file pathway.php dan langsung ke baris 209.

Pada baris 209, gantilah script :

$item->name = html_entity_decode($name, ENT_COMPAT, 'UTF-8');

dengan:

if((version_compare( phpversion(), '5.0' ) < 0)) {
 $item->name = html_entity_decode($name);
 } else {
 $item->name = html_entity_decode($name, ENT_COMPAT, 'UTF-8');
 }

Atau bisa jua tanpa mengubah file tersebut, tapi dengan meng-upgrade versi php ke versi 5.

Ok, semoga bermanfaat.

Setelah Ubuntu 9.10 Karmic Terinstall

Ubuntu 9.10 Karmic sudah berhasil saya install. Selanjutnya apa lagi??? Berikut beberapa hal yang biasanya saya lakukan setelah menginstall Linux Ubuntu.

1. Alhamdulillah dulu, 🙂

2. Update Linux Ubuntu-nya.

3. Modifikasi grub, khususnya bagi yang masih selingkuh dengan M$Win.

4. Konfigurasi jaringan, wired dan wireless. Supaya bisa ngenet tentunya.

5. Kenalkan ubuntu dengan mp3, dan install xmms.

6. Install wine, supaya bisa jalankan dreamweaver portable under linux buntu

7. Install unrar, begitu banyak file-ku yang *.rar

8. Install navicat untuk mysql, sulitnya saya maintenance mysql-ku tanpa yg satu ini

9. Install Xampp, paket 3in1 ku yg terbaik (php, mysql, apache)

10. Install printer canon ip1980

11. Kenalkan file chm dengan linux ubuntu, banyak tutorial dalam format *.chm

12. Install download manager, D4x

sementara itu mo saja, semoga bermanfaat.

Cara mudah modifikasi Grub pada Ubuntu 9.10 Karmic

grub ubuntu karmic koala
grub ubuntu karmic koala

Jangan kaget jika “menu.lst” untuk mengkofigurasi Grub pada Ubuntu 9.10 Karmic tidak akan Anda dapati lagi. Dianya sudah tamat riwayatnya. Sebagai gantinya, Anda akan mendapatkan cara konfigurasi Grub yg lebih sulit dan terjal sehingga membuat betul-betul “buntu”. Payaaaaahhhhh….. 😎

Tapi jangan khawatir bagi grup pemula seperti kita-kita ini, ada cara praktisnya.

  • Silahkan jalankan terminal Anda.
  • Ketikkan “sudo chmod 600 /boot/grub/grub.cfg” (tanpa tanda petik bos!)
  • jangan lupa password root.
  • Ketikkan lagi “sudo gedit /boot/grub/grub.cfg” (juga tanpa tanda petik)
  • Jika file grub.cfg sudah terbuka, silahkan Anda edit sesuai kebutuhan Anda,
    kalo saya hanya perlukan prioritas boot defaultnya yang dihitung mulai dari 0 (nol)
    dan berapa lama waktu timeoutnya.
  • Save dan Restart Karmic Anda.

Segala resiko Anda tanggung sendirii yaaa….

Semoga bermanfaat 😎

Ubuntu 9.10: Karmic Koala

When you are looking for inspiration beyond the looming Jaunty feature freeze, I hope you’ll think of the Koala, our official mascot for Ubuntu 9.10. And if you’ll bear with me for a minute I’ll set the scene for what we hope to achieve in that time.

Server

A good Koala knows how to see the wood for the trees, even when her head is in the clouds. Ubuntu aims to keep free software at the forefront of cloud computing by embracing the API’s of Amazon EC2, and making it easy for anybody to setup their own cloud using entirely open tools. We’re currently in beta with official Ubuntu base AMI’s for use on Amazon EC2. During the Karmic cycle we want to make it easy to deploy applications into the cloud, with ready-to-run appliances or by quickly assembling a custom image. Ubuntu-vmbuilder makes it easy to create a custom AMI today, but a portfolio of standard image profiles will allow easier collaboration between people doing similar things on EC2. Wouldn’t it be apt for Ubuntu to make the Amazon jungle as easy to navigate as, say, APT?

What if you want to build an EC2-style cloud of your own? Of all the trees in the wood, a Koala’s favourite leaf is Eucalyptus. The Eucalyptus project, from UCSB, enables you to create an EC2-style cloud in your own data center, on your own hardware. It’s no coincidence that Eucalyptus has just been uploaded to universe and will be part of Jaunty – during the Karmic cycle we expect to make those clouds dance, with dynamically growing and shrinking resource allocations depending on your needs. A savvy Koala knows that the best way to conserve energy is to go to sleep, and these days even servers can suspend and resume, so imagine if we could make it possible to build a cloud computing facility that drops its energy use virtually to zero by napping in the midday heat, and waking up when there’s work to be done. No need to drink at the energy fountain when there’s nothing going on. If we get all of this right, our Koala will help take the edge off the bear market.

If that sounds rather open and nebulous, then we’ve hit the sweet spot for cloud computing futurology. Let me invite you to join the server team at UDS in Barcelona, when they’ll be defining the exact set of features to ship in October.

Desktop

First impressions count. We’re eagerly following the development of kernel mode setting, which promises a smooth and flicker-free startup. We’ll consider options like Red Hat’s Plymouth, for graphical boot on all the cards that support it. We made a splash years ago with Usplash, but it’s time to move to something newer and shinier. So the good news is, boot will be beautiful. The bad news is, you won’t have long to appreciate it! It only takes 35 days to make a whole Koala, so we think it should be possible to bring up a stylish desktop much faster. The goal for Jaunty on a netbook is 25 seconds, so let’s see how much faster we can get you all the way to a Koala desktop. We’re also hoping to deliver a new login experience that complements the graphical boot, and works well for small groups as well as very large installations.

For those of you who can relate to Mini Me, or already have a Dell Mini, the Ubuntu Netbook Edition will be updated to include all the latest technology from Moblin, and tuned to work even better on screens that are vertically challenged. With millions of Linux netbooks out there, we have been learning and adapting usability to make the Koala cuddlier than ever. We also want to ensure that the Netbook Remix installs easily and works brilliantly on all the latest netbook hardware, so consider this a call for testing Ubuntu 9.04 if you’re the proud owner of one of these dainty items.

The desktop will have a designer’s fingerprints all over it – we’re now beginning the serious push to a new look. Brown has served us well but the Koala is considering other options. Come to UDS for a preview of the whole new look.

Fatal error: Maximum execution time of 60 seconds pada Xampp

Bagi pemakai XAMPP, mungkin pernah mendapati pesan eror seperti ini:

Fatal error: Maximum execution time of 60 seconds exceeded in D:xampxampphtdocspajaksystemdatabasedriversmysqlmysql_result.php on line 168…

Untuk mengatasinya, Anda tinggal edit file php.ini baru restart kembali xampp Anda. Yang jadi masalah biasanya adalah php.ini yang mana? karna di xampp ada beberapa php.ini.

php.ini yang betul adalah yang di C:xamppapachebinphp.ini (ini kalo xampp terinstall pada drive c:).

yang diubah adalah:

max_execution_time = 60 ; Maximum execution time of each script, in seconds

ke

max_execution_time = 300 ; Maximum execution time of each script, in seconds

Semoga bermanfaat.


Download repository Ubuntu Jaunty 9.04

Bagi yang mau download repository Ubuntu Jaunty, ada di sini:

atau di:

Semoga bermanfaat.

Install xmms winAmp pada jaunty

Bagi penggemar mp3 pastilah sudah terbiasa dengan winAmp, salah satu aplikasi pemutar mp3 terbaik dan populer.

Untuk pemakai os linux, ada xmms sebagai cloning dari winAmp yang nyaris 100% sama. Bagaimana cara installnya??? Caranya cukup mudah, yg penting ada koneksi Internet.

pertama, edit file /etc/apt/sources.list dan tambahkan satu baris
“deb http://www.pvv.ntnu.no/~knuta/xmms/jaunty ./” (tanpa tanda petik), tentunya jangan lupa di save.

selanjutnya:
$ sudo apt-get update

dan
$ sudo apt-get install xmms

Semoga bermanfaat.